Tuesday, May 14, 2019

E-SPORTS - Warga AS Kepincut Bermain Gim Mobile


E-Sports News Update, Jakarta - Seiring dengan pesatnya pertumbuhan  untuk pengguna smartphone, gim mobile pun semakin populer. Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu negara dengan banyak pecinta gim mobile.
Dikutip dari GSM Arena, Selasa (14/5/2019), hal ini berdasarkan survei yang dilakukan Entertainment Software Association (ESA) dengan 4.000 responden orang AS. Dari survei itu diketahui sebanyak 60 persen gamer bermain menggunakan ponsel mereka.

BACA JUGA :
PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
    PC dan konsol masih populer, tapi mobile gaming mengalami pertumbuhan paling cepat. Selain itu, gamer kini juga menghabiskan lebih banyak uang pada gim.
    Rata-rata gamer berusia 33 tahun, dan pengguna menghabiskan 20 persen lebih banyak uang dibandingkan pada tahun lalu, dan 85 persen daripada 2015.
    Hampir 65 persen orang dewasa AS memainkan gim, dan sebagian besar adalah gim kasual.
    Selain itu, sekira 60 persen dari gamer di negara itu lebih memilih memainkan gim pada smartphone mereka. Namun 50 persen dari semua gamer itu masih bermain menggunakan konsol dan PC.

    Studi: Main Gim Pokemon Baik untuk Kecerdasan Otak

    Lebih lanjut, salah satu gim mobile populer saat ini adalah Pokemon Go. Berdasarkan hasil studi, gim Pokemon termasuk Pokemon Go, dinilai baik untuk perkembangan otak pemainnya.
    Studi yang dilakukan psikolog di Universitas Stanford tersebut mengungkap, bermain segala jenis gim Pokemon menciptakan pola unik di otak pemainnya. Mereka disebut bisa mengingat semua jenis karakter Pokemon.
    Hal ini terbukti pada pemain Pokemon yang sudah bermain gim tersebut sedari kecil.
    "Bermain Pokemon selama berjam-jam membuat otak pemainnya merespon ke beberapa nama karakter seperti Wobbuffet, Bulbasaur, hingga Pikachu. Studi ini juga membuktikan kalau otak manusia lebih mudah menghafal nama berdasarkan dari bentuk wajah si monster," ujar pimpinan studi tersebut, Jesse Gomez, seperti dikutip dari Mirror.

    Ratusan Karakter Monster

    Uniknya, Pokemon memiliki ratusan karakter monster, dan hal ini dirasa menjadi tantangan menarik bagi pemain untuk belajar menghafal berdasarkan wajah monster.
    "Pokemon itu punya banyak karakter yang wajah dan bentuknya sama. Di sinilah otak manusia akan bekerja lebih ekstra untuk menghafal masing-masing nama karakter," jelasnya.

    Sumber : Liputan 6

    Thursday, May 9, 2019

    E-SPORTS - Game Station Baru di Terminal 1 Bandara Soetta Usung Teknologi AR




    E-Sports News Update, Tangerang - Dalam rangka 'mengusir' kebosanan menunggu penerbangan pesawat, Angkasa Pura II menghadirkan Game Station terbaru di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta).
    Mengusung konsep Augmented Reality (AR), permainan ini dihadirkan di ruang tunggu Terminal 1B, penerbangan domestik.

    BACA JUGA :
    PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
    RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
    PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
    PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
      Cara bermainnya cukup seru. Sebab, pemain cuma perlu mengandalkan semua anggota tubuh untuk menggerakan pesawat yang ada di layar permainan.
      Augmented Reality sendiri memang mengharuskan semua gerak tubuh, untuk ikut aktif dalam permainan.
      Latar belakang permainan pun menghadirkan pemandangan dari atas pesawat. Ketika pemain akan bermain, mereka harus merentangkan tangan.
      Ketika akan membelokan pesawat ke kanan dan kiri, juga harus menggerakan tubuh ke arah yang sama.
      Begitu juga ketika akan menggerekan pesawat turun atau naik, tubuh harus menunduk atau sedikit membusungkan badan.
      "Jadi memang, permainan ini mengandalkan sensor gerak tubuh. Di akhir pemain juga harus seolah-olah membuka parasut ketika di gim ada adegan mendarat darurat," tutur Deputy Executive General Manager of Airport Service and Facility Bandara Soekarno-Hatta, Eko Prihadi.

      Tak Ada Level Permainan

      Meski tidak ada level dalam permainan, gim ini menarik perhatian para penumpang yang tengah menunggu boarding penerbangan. Seperti tujuan awalnya, Game Station memang diperuntukan untuk penumpang agar tidak bosan.
      "Ini bagian dari Millenial Traveller Experience, di mana para penumpang pesawat dari kalangan anak muda pasti sangat menyukai permainan ini," kata Eko.
      Gim semacam ini, tidak hanya terpusat di Terminal 3, melainkan juga ada di Terminal 1 dan 2.
      Meski tidak sama semua menggunakan AR, ada pula VR, tetapi fungsinya sama sebagai penghibur para pengguna jasa di Bandara Soetta.
      "Jadi, dipersilahkan para penumpang untuk memainkannya secara bergantian dan gratis," tutupnya.

      Sumber : Liputan 6

      Wednesday, May 8, 2019

      E-SPORTS - Microsoft Solitaire Masuk World Video Game Hall of Fame


      E-Sports News Update, Jakarta - Bagi kamu yang menggunakan PC atau laptop Windows pasti pernah dengar atau memainkan gim Solitaire.
      Sudah terpasang di OS Windows sejak 1990, pasti banyak dari kamu telah memainkan gim tersebut setidaknya sekali atau dua kali dalam seumur hidup.
      Meski sempat dihapus dari sistem, Microsoft kembali menyertakan gim tersebut pada OS Windows 10. Mereka menyatakan, gim itu memiliki banyak "fans setia."
      BACA JUGA :
      PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
      RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
      PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
        Berkat kepopulerannya, wajar bilamana gim tersebut mendapatkan penghargaan dan masuk ke dalam World Video Game Hall of Fame.
        Selain Microsoft Solitaire, sejumlah gim lain juga ada di dalam World Video Game Hall of Fame, yakni World of Warcraft, Halo: Combat Evolved, Doom, dan Tetris, sebagaimana dikutip dari laman Ubergizmo, Rabu (8/5/2019).
        "Microsoft Solitaire memperlihatkan, masih ada pasar yang luas untuk gim yang menarik bagi semua jenis gamer, dan membuka jalan bagi pertumbuhan pasar gim kasual," tulis Strong Museum dalam pernyataan resminya.

        Kiprah Microsoft Solitaire di Windows

        Informasi, Microsoft pertama kali menyertakan gim Solitaire ke OS-nya pada saat meluncurkan Windows 3.0.
        Sejak itu, perusahaan ritisan Bill Gates tersebut selalu menyertakan gim Solitaire di setiap versi Windows berikutnya hingga Windows 8.1.
        Diketahui, World Video Game Hall of Fame diciptakan pada 2015 dan diurus oleh sebuah lembaga pendidikan The Strong.
        Terletak di National Museum of Play di Rochester, New York, setiap tahunnya para pengurus memilih judul gim apa yang bakal masuk ke dalam World Video Game Hall of Fame.

        Sumber : Liputan 6

        Tuesday, May 7, 2019

        E-SPORTS - Sambut Film Detective Pikachu, Niantic Labs Gelar Event Seru di Pokemon Go


        E-Sports News Update, Jakarta - Jelang penayangan film Detective Pikachu di bioskop pekan ini, Niantic Labs, pengembang Pokemon Go bakal menggelar event khusus di dalam gim.
        Niantic dan The Pokemon Company bakal mengadakan acara khusus dalam rangka memperingati (dan tentunya mempromosikan) film Detective Pikachu dengan sejumlah item dan bonus di dalam gim.
        Dikutip dari laman Engadget, Rabu (8/5/2019), event Detective Pikachu di Pokemon Go bakal berlangsung mulai hari ini hingga Jumat, 17 Mei pukul 1 malam.

        BACA JUGA :
        PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
        RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
        PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
        PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
          Selang waktu tersebut, jumlah Pokemon yang tampil di dalam film akan semakin banyak muncul di dalam gim.
          Ini berarti, pemain setia gim berbasis augmented reality (AR) itu akan lebih sering menemukan Pikachu, Psyduck, Snubbull, dan mungkin Mr. Mime di dalam gim Pokemon Go.

          Ada Pikachu Pakai Topi Detektif

          Lebih lanjut, penggemar juga bakal mendapatkan kesempatan untuk menangkap Pikachu yang mengenakan topi detektif ketika kamu mengambil foto menggunakan kamera Go Snapshot AR.
          Jika Pikachu muncul di foto, Pokemon yang diperankan oleh Ryan Reynolds di dalam film tersebut akan muncul di dalam gim.
          Selama event di dalam Pokemon Go berlangsung, pemain juga akan mendapatkan bonus doubleXP setiap kali menangkap Pokemon.
          Selain itu, ada juga tema khusus Field Research, item avatar baru, termasuk T-shirt Detective Pikachu dan topi dengan telinga Pikachu.

          Sumber : Liputan 6

          Monday, May 6, 2019

          E-SPORTS - Activision Bakal Umumkan Seri Baru Call of Duty Akhir Juni 2019


          E-Sports News Update, Jakarta - Sejauh ini, Activision, konsisten meluncuran gim Call of Duty setiap tahunnya. Kabar gembira bagi penggemar setianya, pengembang gim ini dikabarkan bakal meluncurkan seri terbaru Call of Duty (CoD) pada akhir Juni 2019.
          Kabar tersebut terungkap saat perusahaan mengumumkan laporan keuangan tahunan mereka baru-baru ini. Disebutkan, Activision akan merilis gim baru itu sekitar kuartal ini, sebagaimana dilansir Ubergizmo, Senin (6/5/2019).

          Mengingat ajang tahunan gim terbesar di dunia E3 2019 bakal berlangsung pada Juni, besar kemungkinan perusahaan akan memanfaatkan momen itu untuk mengumumkan judul terbaru seri CoD.
          Di seri CoD teranyar ini, Activision bakal kembali mengandeng Infinity Ward sebagai pengembang gim. Sebelumnya, seri CoD: Black Ops 4 dikembangkan oleh studio gim lain, yakni Treyarch.

          Bakal Rilis untuk Nintendo Switch Juga

          Lebih lanjut, akan menarik melihat apakah seri Call of Duty yang baru ini juga akan menyambangi konsol Nintendo Switch.
          Sebelumnya, Call of Duty sempat meluncur di konsol Nintendo lawas, seperti Wii dan Wii U.
          Dengan popularitas Switch di pasaran saat ini, bukan hal yang tak mungkin Infinity Ward dan Activision akan meluncurkan seri CoD terbaru untuk gamer Nintendo juga.

          Sumber : Liputan 6

          Sunday, May 5, 2019

          E-SPORTS - Epic Games Bakal Akuisisi Pengembang Gim Rocket League


          E-Sports News Update, Jakarta - Pengembang gim Fortnite, Epic Games, dikabarkan sedang dalam proses mengakuisisi studio gim yang membuat Rocket League, Psyonix.
          Meski belum mengungkap berapa nilai akuisisi tersebut, studio gim pembesut Fortnite itu dipastikan tetap merekrut 132 karyawan Psyonix, sebagaimana dilansir Tech Crunch, Sabtu (4/5/2019).
          Epic Games juga menyatakan, tidak akan melakukan perubahan besar terhadap studio gim yang bermarkas di San Diego, Amerika Serikat tersebut.

          BACA JUGA :
          PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
          RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
          PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
          PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
            Jika proses akuisisi berlangsung lancar, paling cepat gim Rocket League bakal tersedia di toko digital Epic Games pada akhir 2019, dan menarik diri dari Steam (toko digital Valve) pada saat yang sama.
            Menanggapi rencana tersebut, Epic Games secara khusus menyatakan, pengguna yang sudah mengunduh Rocket League di Steam akan tetap bisa memainkan gim tersebut.
            Informasi, Rocket League merupakan salah satu judul gim yang unik. Sejak meluncur di PC dan PlayStation 4 (PS4) pada 2015, gim ini memiliki lebih dari 57 juta pemain--lintas platform.

            Bakal Jadi Sumber Pendapatan Besar

            Dengan proses akuisisi ini, Epic Games berarti bakal memiliki dua judul gim (Fortnite dan Rocket League) lintas platform terbesar di dunia saat ini.
            Hal ini menjadi sebuah anugerah besar bagi perusahaan, dan jadi tanda mereka berkomitmen untuk memastikan studio gim akan "hidup lama" setelah jumlah unduhan Fortnite semakin berkurang.
            Tak hanya itu, pastinya kehadiran Rocket League secara eksklusif di toko digital Epic Games dipastikan bakal mendatangkan pendapatan yang besar bagi perusahaan.
            Ini juga menjadi cara Epic Games berusaha untuk bersaing dengan Valve, salah satu toko digital terbesar di dunia saat ini.

             Sumber : Liputan 6

            Thursday, May 2, 2019

            E-SPORTS - Seru, Modus Darkest Night Kini Hadir di PUBG Mobile




            E-Sports News Update, Jakarta - Tencent dan PUBG Corp baru saja merilis modus anyar yang hadir dalam pembaruan 0.12.0 di PUBG Mobile. Modus anyar itu adalah Darkest Night yang menjadi bagian dari kelanjutan dari kerja sama PUBG dengan Resident Evil 2.
            Dalam keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Kamis (2/5/2019), Darkest Night merupakan modus baru yang mengharuskan pemain menghabiskan satu malam untuk melawan para zombie sekaligus berjuang bertahan hidup.
            Pemain PUBG Mobile nantinya tidak perlu melakukan terjun payung, sebab mereka akan ditempatkan di lokasi yang sudah ditentukan. Pemain dapat memilih untuk membentuk aliansi dengan orang lain atau malah saling bertarung.

            BACA JUGA :
            PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
            RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
            PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
            PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
                Modus anyar ini juga menawarkan kemampuan pasif untuk para pemain. Karenanya, para pemain perlu mengetahui kemampuan ini sebagai strategi untuk bertahan hidup.
                Selain itu, dalam modus Survive Till Dawn 2, pemain akan menghadapi zombie baru yang lebih mengerikan dan senjata balistik baru. Sejumlah senjata baru untuk menaklukkan para zombie juga dapat dimanfaatkan para pemain.
                Ada pula Spectator Mode yang membuat pemain dapat mengamati aksi teman, crew, atau anggota klan secara langsung. Modifikasi juga dilakukan pada crosshair dengan beberapa variasi bentuk reticle titik merah.
                Para pemain dapat pula menunjukkan dukungan di PUBG Mobile dengan memberikan like satu sama lain. Terakhir, Event Mode diganti dengan EvoGround dan menjanjikan lebih banyak modus baru di masa depan, tidak hanya Survive Till Dawn.

                Seram, PUBG Mobile Kini Kedatangan Zombie dari Resident Evil 2

                Tencent Games dan PUBG Corp akhirnya mengumumkan kehadiran fitur yang sudah lama dinanti para pemain gim bergenre battle royale tersebut, yakni modus permainan zombie.
                Sejak pertama kali diumumkan di PUBG Mobile Star Challenge 2018 Global Final, kerja sama ini memang menarik banyak pemain. Kini, modus anyar ini resmi diberi nama Zombie: Survive Till Dawn.
                Modus permainan ini menampilkan tiga hari dan dua malam dalam satu putaran 30 menit. Ada 60 pemain yang siap bertarung seperti dalam struktur permainan PUBG Mobile biasa.
                Dalam modus ini, pemain ini akan menemukan beberapa jenis zombie dari seri Resident Evilseperti police, Licker, dan G1, termasuk beberapa zombie yang diciptakan oleh tim PUBG Mobile.
                "Kami sangat senang meluncurkan Survive Till Dawn, modus permainan baru dengan membawa yang terbaik dari dua platform gim kami," tutur GM Global Publishing Center Tencent, Vincent Wang, dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (22/2/2019).
                Saat memainkan modus ini, pemain harus berhati-hati saat ada pergantian dari siang menjadi malam. Alasannya, saat malam zombie akan lebih agresif dan menghadirkan tantangan signifikan bagi pemain.
                Sementara saat siang hari, pemain dapat mengalahkan zombie dari jarak jauh dan melakukan farming. Karenanya, saat senja, pemain harus bersiap untuk bertarung dengan para zombie.
                Karakter legendaris Resident Evil 2, G dan Tyrant, juga akan muncul secara acak dalam permainan saat waktu malam. Tidak hanya itu, pemain PUBG mobile juga bisa memperoleh skinLeon & Claire dan Ada & Marvin.

                PUBG Mobile dan Resident Evil 2 Remake Umumkan Kolaborasi

                Usai kerja sama dengan film Misson: Impossible Fallout pada Agustus 2018, PUBG mobile (Player Unkown's Battlegrounds) kembali mengumumkan konten baru di dalam gim.
                Terkini, gim bergenre battle royale tersebut bakal bekerja sama dengan salah satu penerbit gim kenamaan, Capcom.
                Yup, kali ini PUBG mobile bakal crossover dengan salah satu IP (intellectual property) terbaik Capcom, yaitu Resident Evil 2. Demikian yang dikutip dari laman Ubergizmo.
                Kabar ini terungkap setelah dua akun Twitter resmi perusahaan, PUBG mobile (@PUGMOBILE) dan Resident Evil 2 Jepang (@Bio_Official) mengumumkan kolaborasi tersebut baru-baru ini.
                "PUBG mobile x Resident Evil RE:2 collaboration is decided!," tulis akun Twitter @Bio_Official.
                (Dam/Ysl)


                Sumber : LIputan 6