Thursday, May 23, 2019

E-SPORTS - Peluang MU Dapatkan Kapten Ajax Terbuka Lebar


E-Sports News Update, Jakarta Manchester United (MU) memiliki peningkatan yang signifikan untuk penandatanganan bek Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt.
Situasi ini muncul setelah optimisme Barcelona atas penandatanganan De Ligt mulai menurun, karena kapten Ajax itu, telah menerima beberapa proposal yang lebih baik.

BACA JUGA :
PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
    Pemain berusia 19 tahun sebenarnya sedang menunggu juara La Liga musim ini untuk mengajukan tawaran yang lebih baik. Tapi, kabarnya Barcelona tidak mau memenuhi tuntutan bek tengah tersebut.
    Dan, sekarang MU muncul menjadi salah satu pesaing utama untuk mengamankan layanan pemain internasional Belanda itu.
    Pekan lalu, MU mengajukan proposal selama lima tahun, senilai 14 juta euro per musim, tetapi dia menolaknya. Tapi, media di Catalan menyatakan klub asuhan Ole Gunnar Solskjaer telah meningkatkan secara signifikan' tawaran mereka dan menunggu tanggapan dari bek.
    Tawaran MU yang sangat menggoda itu, diharapkan bisa menarik perhatian De Ligt. Dia akhirnya mau bergabung dengan mereka di jendela transfer musim panas.

    Sumber : Liputan 6

    Wednesday, May 22, 2019

    E-SPORTS - Minecraft Terjual 176 Juta Kopi di Seluruh Dunia


    E-Sports News Update, Jakarta - Siapa yang tidak mengenal Minecraft? Gim yang resmi dibeli Microsoft 2014 lalu ini dikenal luas dan dikabarkan sudah terjual 176 juta kopi di seluruh dunia.
    Ini merupakan angka yang impresif. Tujuh bulan lalu, Microsoft mengkonfirmasi Minecraft telah terjual 156 juta kopi. Itu artinya hanya dalam waktu 7 bulan, Minecraft berhasil menjual 20 juta kopi.
    Alasan dibalik terjualnya gim dengan angka yang fantastis tak lain karena Microsoft selalu memberikan update dan improvement gim, demikian seperti dilansir dari Ubergizmo, Kamis (23/5/2019).

    BACA JUGA :
    PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
    RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
    PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
    PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
      Tercatat, sudah ada browser gratis versi gim, versi co-op online dan sekarang, terdapat versi augmented reality yang disebut Minecraft Earth.
      Raksasa teknologi ini juga mengungkapkan hingga saat ini pengguna terdaftar Minecraft edisi Tiongkok mencapai 200 juta dan lebih dari 130 juta sesi Minecraft Hour of Code sudah diselesaikan.
      Mungkin prestasi Minecraft bakal jadi salah satu prestasi terbesar dalam dunia gim. Untuk saat ini, fokus Microsoft adalah ingin memberikan pengalaman gim yang menyenangkan lewat Minecraft Earth.

      Minecraft Dimainkan 75 Juta Orang Per Bulan

      Minecraft terus melesat menjadi sebuah gim paling populer yang pernah diciptakan. Bagaimana tidak, gim yang pernah dibeli Microsoft pada 2014 dengan nilai US$ 2,5 miliar (setara Rp 33,3 triliun) itu, kini sudah terjual 144 juta kopi.
      Bahkan, mengutip laman Business Insider Singapore, Senin (22/1/2018), kini Minecraft dimainkan oleh 75 juta orang per bulannya.
      Dalam wawancara dengan Head of Microsoft Minecraft Group Helen Chiang dengan PopSugar, ia mengungkapkan  pencapaian tersebut sangat luar biasa. "Jumlah tersebut luar biasa, bahkan dengan standar Minecraft saat ini," katanya.
      Minecraft pun dianggap telah menjadi fenomena yang sangat eksplosif sejak awal kehadirannya.
      Bermula dari sebuah gim yang berproses, Minecraft  dibuat oleh Markus "Notch" Persson. Gim tersebut awalnya hadir dengan grafis dan kontrol yang tak sempurna dan hanya tersedia di PC.
      Hal tersebut dianggap sebagai permainan yang belum selesai lantaran hanya dimainkan oleh satu orang. Kendati begitu pada prosesnya, jutaan orang membeli dan memainkan versi awal Minecraft.

      Dunia Tercengang saat Microsoft Beli Minecraft

      Bahkan, saat Microsoft memutuskan membeli gim tersebut pada 2014, dunia teknologi terkejut dan ragu dengan pembelian gim Minecraft. Kendati begitu, penciptanya, yakni Persson tidak ikut bergabung dengan Microsoft.
      Sejak dibeli Microsoft, Minecraft pun makin sukses dan pemain aktif per bulannya pun banyak yang berasal dari Prancis, Inggris, Italia, dan Korea Selatan.
      Lantas, mengapa Minecraft bisa sukses? Minecraft mirip dengan Lego virtual. Ya, Minecraft merupakan sebuah sistem yang dibuat secara bersama oleh para pemainnya. Mereka menciptakan beragam hal menakjubkan, dari yang tadinya bukan apa-apa.
      Minecraft menyediakan blok bangunan dan kanvas kosong. Pengguna pun bebas untuk membuat apapun dengan alat dan sistem yang disediakan.

      Sumber : Liputan 6

      Tuesday, May 21, 2019

      E-SPORTS - Activision Buka Akses Beta untuk Call of Duty Mobile


      E-Sports News Update, Jakarta - Bulan lalu, Activision mengumumkan bahwa gim Call of Duty akan menyambangi platform Android dan iOS. Melanjutkan pengumuman ini, Activision kini membuka akses beta untuk gim tersebut.
      Dikutip dari GSM Arena, Senin (20/5/2019), akses beta untuk gim ini sudah dibuka untuk platform Android dan iOS. Namun, uji coba beta ini baru tersedia untuk beberapa wilayah saja, seperti India dan Australia.

      BACA JUGA :
      PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
      RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
      PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook

        Bersamaan dengan dibukanya uji coba beta, Activision juga mengungkap gameplay beserta fitur yang akan dapat dicoba dalam akses beta tersebut.
        Dalam uji coba beta Call of Duty versi mobile ini, Activision menyediakan lima modus multiplayer, yakni free for all, frontline, team deathmatch, hardpoint, dan domination.
        Seluruh modus tersebut mendukung hingga 10 pemain, kecual free for all yang hanya menampung delapan pemain.
        Ada tujuh peta yang tersedia, yakni Nuketown, Crash, Hijacked, Crossfire, Sandoff, Killhousem dan Firing Range.
        Gim ini juga menawarkan banyak kustomisasi dan pilihan senjata. Jadi, pemain tidak hanya dapat memilih senjata utama atau sekunder, tapi juga granat termasuk kemampuan serangan yang berbeda.
        Activision juga menjanjikan gim ini hadir dengan sejumlah karakter ikonik Call of Duty. Beberapa di antaranya adalah Alex Mason, David 'Section' Masoin, Thomas A. Merric, temrasuk John Price.
        Sayang, belum seluruh informasi seputar gim ini diungkap oleh Activision.
        Pengembang asal Amerika Serikat itu menyebut informasi lebih lanjut mengenai Call of Duty: Mobile baru akan diungkap beberapa minggu ke depan.

        Hasil Kerjasama Activision dan Tencent

        Untuk menghadirkan Call of Duty versi mobile, Activision bekerja sama dengan Tencent. Nama Tencent sendiri sudah tidak asing dengan gim ini karena pernah menyelenggarkan Call of Duty Online pada 2011.
        Meski hadir dalam platform mobile, gim ini masih menghadirkan sejumlah unsur-unsur ikonik dari gim asli. Beberapa di antaranya adalah peta yang dihadirkan masih sama, seperti Nuketown, Crash, dan Hijacked.
        Selain itu, gim ini juga akan mengusung sejumlah modus permainan yang kompetitif, mulai dari Team Deathmatch dan Search and Destroy. Sementara modus permainan lain akan diumumkan mendekati rilisnya gim ini.
        Tidak hanya modus permainan yang beragam, Activision juga menjanjikan visual yang memanjakan mata dan gameplay yang responsif di gim ini.

        Sumber : Liputan 6

        Monday, May 20, 2019

        E-SPORTS - Activision Buka Akses Beta untuk Call of Duty Mobile


        E-Sports News Update,  Jakarta - Bulan lalu, Activision mengumumkan bahwa gim Call of Duty akan menyambangi platform Android dan iOS. Melanjutkan pengumuman ini, Activision kini membuka akses beta untuk gim tersebut.
        Dikutip dari GSM Arena, Senin (20/5/2019), akses beta untuk gim ini sudah dibuka untuk platform Android dan iOS. Namun, uji coba beta ini baru tersedia untuk beberapa wilayah saja, seperti India dan Australia.

        BACA JUGA :
        PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
        RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
        PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
        PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
          Bersamaan dengan dibukanya uji coba beta, Activision juga mengungkap gameplay beserta fitur yang akan dapat dicoba dalam akses beta tersebut.
          Dalam uji coba beta Call of Duty versi mobile ini, Activision menyediakan lima modus multiplayer, yakni free for all, frontline, team deathmatch, hardpoint, dan domination.
          Seluruh modus tersebut mendukung hingga 10 pemain, kecual free for all yang hanya menampung delapan pemain.
          Ada tujuh peta yang tersedia, yakni Nuketown, Crash, Hijacked, Crossfire, Sandoff, Killhousem dan Firing Range.
          Gim ini juga menawarkan banyak kustomisasi dan pilihan senjata. Jadi, pemain tidak hanya dapat memilih senjata utama atau sekunder, tapi juga granat termasuk kemampuan serangan yang berbeda.
          Activision juga menjanjikan gim ini hadir dengan sejumlah karakter ikonik Call of Duty. Beberapa di antaranya adalah Alex Mason, David 'Section' Masoin, Thomas A. Merric, temrasuk John Price.
          Sayang, belum seluruh informasi seputar gim ini diungkap oleh Activision.
          Pengembang asal Amerika Serikat itu menyebut informasi lebih lanjut mengenai Call of Duty: Mobile baru akan diungkap beberapa minggu ke depan.

          Hasil Kerjasama Activision dan Tencent

          Untuk menghadirkan Call of Duty versi mobile, Activision bekerja sama dengan Tencent. Nama Tencent sendiri sudah tidak asing dengan gim ini karena pernah menyelenggarkan Call of Duty Online pada 2011.
          Meski hadir dalam platform mobile, gim ini masih menghadirkan sejumlah unsur-unsur ikonik dari gim asli. Beberapa di antaranya adalah peta yang dihadirkan masih sama, seperti Nuketown, Crash, dan Hijacked.
          Selain itu, gim ini juga akan mengusung sejumlah modus permainan yang kompetitif, mulai dari Team Deathmatch dan Search and Destroy. Sementara modus permainan lain akan diumumkan mendekati rilisnya gim ini.
          Tidak hanya modus permainan yang beragam, Activision juga menjanjikan visual yang memanjakan mata dan gameplay yang responsif di gim ini.

          Gandeng Tencent, Activision Siap Rilis Gim Call of Duty Versi Mobile

          Kehadiran Call of Duty versi mobile memang sudah terdengar sejak tahun lalu. Hal itu diumumkan langsung oleh Activision pada Agustus 2018. 
          Diketahui, gim ini dikembangkan oleh studio gim kenamaan yang membuat gim Arena of Valordan Age of Gunslingers, yaitu Timi.
          Seperti gim-gim mobile lainnya, Call of Duty versi Android atau iOS ini akan bisa diunduh dan dimainkan secara gratis.
          Gim ini juga dipastiakan akan menghadirkan fitur in-app purchase (IAP) yang nantinya dapat digunakan untuk membeli item, senjata, skin, atau yang lainnya.

          Sumber : Liputan 6

          Sunday, May 19, 2019

          E-SPORTS - Konten Crossover John Wick Kini Hadir di Fortnite


          E-Sports News Update, Jakarta - Bersamaan dengan peluncuran film terbaru dari John Wick, Epic Gamesmengumumkan telah bekerja sama dengan film tersebut untuk menghadirkan konten khusus di Fortnite.
          Dikutip dari The Verge, Minggu (19/5/2019), melalui kolaborasi ini, pemain dapat memainkan tokoh John Wick. Jadi, pemain dapat membeli skin John Wick beserta sejumlah senjata tambahan di Fortnite.
          Selain itu, Epic Games juga menghadirkan modus terbatas yang diberi nama 'Wick Bounty'. Melalui modus ini, pemain dapat membuka sejumlah item khusus di gim bergenre battle royaletersebut.

          BACA JUGA :
          PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
          RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
          PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
          PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
            Kehadiran John Wick di Fortnite sendiri sudah diketahui sejak pekan lalu. Ketika itu, muncul rumah misterius milik John Wick di gim tersebut.
            Di sisi lain, Fortnite memang sudah cukup terbuka dengan sistem crossover. Sebelumnya, gim ini sudah berkolaborasi dengan film Avengers: Endgame.
            Namun, konten Avengers di Fortnite kali ini berbeda dari tahun lalu. Kali ini, satu tim akan berperan sebagai tim Thanos yang diisi dengan para tentara Chitauri.
            Sementara tim lain akan berperan menjadi Avengers yang bersenjatakan tameng Captain America, Stormbreaker milik Thor, Repulsor kepunyaan Iron Man, Panah dari Hawkeye.

            Tiap Tim Punya Misi Berbeda

            Lebih lanjut, Thanos dan tentaranya bakal melakukan perburuan besar-besaran untuk mencari dan mendapatkan seluruh enam Infinity Stones.
            Sementara itu, tim superhero bakal mendapatkan misi untuk berusaha menghentikan Thanos dan tentaranya mendapatkan Infinity Stones.
            Epic Games menjelaskan, seluruh anggota dari kedua tim bakal bangkit kembali (respawn) ke dalam gim hingga salah satu berhasil menyelesaikan misi.
            Sementara tim Thanos harus menjelajah peta gim Fortnite untuk menemukan Infinity Stone, tim superhero bakal langsung mendapatkan peta yang menunjukkan lokasi keberadaan enam batu sakti tersebut.

            Masing-Masing Tim Milik Kelebihan

            Layaknya di dalam film Avengers: Endgame, tentara Chitauri bakal tampil lengkap dengan senjata laser, granat penghancur, dan sebuah tas.
            Bagi Chitauri yang mendapatkan salah satu dari enam Infinity Stones bakal berubah menjadi Thanos, yang memiliki kekuatan hebat, serangan laser, dan kemampuan melompat yang tinggi.
            Setelah semua Infinity Stone ditemukan, tim hero tidak akan bisa respawn lagi. Informasi, Fortnite saat ini sudah tersedia di Android, iOS, PC, PS4, Switch, dan Xbox One.
            (Dam/Isk)

            Sumber : Liputan 6

            Thursday, May 16, 2019

            E-SPORTS - Final Fantasy VII Remake Bakal Rilis dalam Beberapa Bagian

            .

            E-Sports News Update, Jakarta - Setelah hampir empat tahun menanti, penggemar setia seri Final Fantasy VII akhirnya berkesempatan untuk melihat trailer terbaru gim buatan Square Enix tersebut.
            Pada trailer terbaru Final Fantasy VII Remake tersebut, gamer mendapati beberapa gameplaybaru dan tampilan grafis yang lebih baik ketimbang cuplikan video singkatnya pada 2015.
            Sayang, Square Enix masih belum memberikan petunjuk dengan pasti kapan gim Final Fantasy VII Remake resmi meluncur di pasaran.

            BACA JUGA :
            PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
            RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
            PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
            PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
              Meski begitu, ada informasi terbaru tentang gim tersebut yang pasti sudah dinanti oleh penggemar setianya.
              Dikutip dari keterangan resmi Square Enix via Ubergizmo, Rabu (15/5/2019), "Final Fantasy VII Remake dipastikan meluncur ke konsol PS4. Saat ini, sebagian besar konten asli sedang dibuat ulang, dan akan meluncur terpisah dalam beberapa bagian."
              Lanjut, perusahaan menjanjikan bakal mengungkap lebih banyak informasi terkait Final Fantasy VII Remake pada Juni 2019.
              Dengan pernyataan tersebut, rumor gim FFVII Remake tersebut dirilis dalam beberapa bagian akhirnya terkonfirmasi.

              Bukan Gim yang Pertama

              Lebih lanjut, ini bukan kali pertama Square Enix merilis gim dalam beberapa bagian.
              Sebelumnya, perusahaan meluncurkan seri Hitman--reboot dari gim 2016--dalam beberapa bagian.
              Masih belum jelas mengapa akhirnya Square Enix memutuskan hal serupa untuk FFVII Remake, diprediksi hal tersebut untuk mengantisipasi file atau data gim yang besar saat peluncuran nanti.
              Bagaimana menurut kamu? Yang pasti, Final Fantasy VII Remake ini wajib masuk ke dalam daftar gim yang patut dibeli.

              Sumber : Liputan 6

              Wednesday, May 15, 2019

              E-SPORTS - Onic Esports Juarai Mobile Legends Professional League Season 3






              E-Sports News Jakarta, Jakarta - Penonton di BritAma Arena, Kelapa Gading, Jakarta, menjadi saksi kelahiran juara baru turnamen Mobile Legends Professional League Season 3 (MPL Season 3). Berlangsung pada Minggu, 5 Mei 2019, babak final MPL Season 3 ini mempertemukan dua tim esports Mobile Legends (ML) terbaik di Indonesia, yakni ONIC Esports dan Louvre Esports.
              Sejak awal pertandingan, tim yang digawangi oleh Udil, Psychoo, Sasa, Antimage, dan Drian ini memang tampil mendominasi hingga akhir pertandingan. Mereka hanya perlu waktu tak sampai 20 menit untuk meraih kemenangan.

              BACA JUGA :
              PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
              RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
              PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
              PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
                Alhasil, ONIC Esports berhasil mengalahkan Louvre dalam duel battle of five dengan skor telak 3-0. Dengan ini, ONIC Esports berhak mengantongi hadiah sebesar US$ 25 ribu atau setara Rp 356 juta.
                Selain piala juara MPL Season 3 dan uang hadiah dengan nominal yang fantastis, ONIC juga berkesempatan menjadi wakil tim esports Indonesia dalam program pelatnas untuk persiapan SEA Games 2019.
                Sebelum menjadi jawara MPL Season 3, ONIC Esports lebih dahulu berhasil menjadi kampiun Piala Presiden Esports 2019.

                Belum Kepikiran SEA Games 2019

                Lebih lanjut, peraih gelar di Mobile Legends Profesional League Season 3 dikabarkan bakal mendapatkan kesempatan ikutan platnas untuk wakili Indonesia di SEA Games 2019. 
                "Kabarnya begitu (juara MPL Season 3) akan tampil di SEA Games. Namun, kami belum mendapatkan kepastian lebih lanjut," kata Muhammad Julian Ardiansyah (Udil) dilansir Bola.com, Selasa (7/5/2019).
                "Saat ini akan mempersiapkan diri dengan berlatih," ujarnya.
                Selain membawa Onic Esports menjadi juara Mobile Legends Professional League season 3, Udil juga meraih predikat MVP. Pria asal Bandung itu mencatatkan rating 12,7 dengan rincian 5 Kill, 0 Death, dan 14 Assist.

                Sumber : Liputan 6