Monday, January 6, 2020

E-SPORTS - Fortnite Catatkan Penjualan Rp 25 Triliun pada 2019

E-Sports News Update, Jakarta - Fortnite mencatatkan penjualan senilai USD 1,8 miliar atau sekitar Rp 2,5 triliun pada tahun 2019.
Hal ini merujuk pada laporan SuperData, anak perusahaan riset pasar Nielsen, yang mengkhususkan diri pada gim video, yang dikutip dari CNN Business, Senin (6/1/2020).

BACA JUGA :
PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outloo
    Ini merupakan angka tertinggi di industri gim video untuk pemasukan sebuah judul gim video dalam periode satu tahun.
    Fortnite sejatinya merupakan gim video gratis (free-to-play). Namun, perusahaan meraup pemasukan dari in game purchases yang memungkinkan pemain Fortnite untuk membeli Battle Pass, senjata, dan items lainnya.
    Industri gim video secara umum pada tahun 2019 baik-baik saja. Tercatat bahwa industri ini menghasilkan USD 120 miliar dalam penjualan. Angka ini naik empat persen dari pencapain pada tahun 2018.

    Epic Games Putuskan Rilis Fortnite di Google Play Store


    Sejak merilis Fortnite di Android, Epic Games selaku pengembang bersikeras untuk tidak akan membawa gim buatan mereka ke Google Play Store.
    Sempat disebut sebagai langkah tidak biasa, perusahaan memutuskan untuk meluncurkan Fortnite melalui laman web mereka sendiri.
    Namun berdasarkan laporan dari 9to5Google, Selasa (10/12/2019), Epic Games akhirnya memutuskan untuk menyerah dan mengumumkan akan merilis Fortnite ke Play Store.
    Lewat keputusan tersebut, perusahaan juga berharap Google akan mempertimbangkan kebijakan tentang pembagian keuntungan antar pengembang dan Google.

    Tanggapan


    Raksasa mesin pencari itu memberikan tanggapannya terkait pernyataan Epic dengan mengatakan,"Android memberikan pilihan pengembang untuk mendistribusikan aplikasi dari toko pihak ketiga."
    "Google Play memiliki model bisnis dan kebijakan billing yang memungkinkan kami berinvestasi di platform dan tool untuk membantu pengembang membangun bisnis mereka, dan menjaga keamanan pengguna," tulis Google.
    (Why/Ysl)

    Sumber : Liputan 6

    Thursday, January 2, 2020

    E-SPORTS - Spesifikasi PS5 Bocor di Internet, Kalah Cepat dari Xbox Series X?

    E-Sports News Update, Jakarta - Beberapa bulan belakangan ini, bocoran informasi tentang konsol PlayStation 5 (PS5) mulai marak beredar di internet.
    Sejak dikonfirmasi tentang kehadiran seri penerus PS4 pada Oktober 2019 oleh Sony, berbagai informasi terkait PS5 pun jadi perbincangan gamer di berbagai negara.
    Kabar terkini berasal dari GitHub, di mana seorang karyawan AMD kedapatan menyimpan data pengujian internal yang kemudian dikonfirmasi sebagai informasi akurat oleh Digital Foundry.

    BACA JUGA :
    PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
    RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
    PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
    PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
      Dilansir Digital Foundry, Kamis (2/1/2020), bocoran itu valid karena kode nama prosesor tersebut sama persis dengan spesifikasi PlayStation sebelumnya.
      Terungkap pula, PS5 akan memiliki kemampuan untuk memainkan gim konsol sebelumnya (kompatible main gim PS4).
      Masih berdasarkan analisis oleh Digital Foundry, performa prosesor PS5 ini hanya mencapai angka 9,2 teraflops (tflop).
      Kemampuan PS5 ini lebih rendah ketimbang performa prosesor milik Xbox Series X yang mencapai 12 tflops, berdasarkan bocoran dari Windows Central.

      Sasar Gamer Garis Keras


      Lebih lanjut, banyak yang memprediksi perbedaan performa PS5 dan Xbox Series X berhubungan dengan segmen pasar gamer yang disasar.
      Microsoft menargetkan Xbox Series X untuk gamer hardcore yang mencari konsol berperforma tinggi--dan akan memiliki harga mahal.
      Sementara itu, konsol PS5 bakal menyasar gamer umum dengan harga konsol yang lebih terjangkau.
      Bagaimana dengan kamu, bakal pilih membeli PS5 atau Xbox Series X?

      Sumber : Liputan 6

      Wednesday, January 1, 2020

      E-SPORTS - Sony Punya Paten Desain Stik Baru, Siap untuk PS5?

      E-Sports News Update, Jakarta - Sony diketahui telah mendapat persetujuan untuk paten kontroler PlayStation terbaru. Informasi ini diketahui dari data yang ada di World Intellectual Property Organization (WIPO).
      Dikutip dari Polygon, Selasa (31/12/2019), desain kontroler ini mirip dengan DualShock 4 yang digunakan di PlayStation 4. Hal itu dapat dilihat dari posisi tombol depan, directional pad, termasuk analog sticks.
      Salah satu perbedaan, setidaknya dari desain yang didaftarkan adalah absennya tombol PlayStation yang ada di bagian depan. Perubahan lain yang juga terlihat berada di bagian belakang.

      BACA JUGA :
      PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
      RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
      PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
        Dalam desain paten yang didaftarkan, bagian belakang kontroler ini memiliki dua tombol tambahan. Kehadiran keduanya diprediksi dapat disetel dengan fungsi tombol di bagian depan.
        Dengan kata lain, tombol belakang ini dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna. Namun, belum dapat dipastikan apakah kontroler ini akan digunakan di PS5, meskipun konsol anyar itu akan rilis tahun depan.
        Pertimbangannya, dari informasi yang ada saat ini, kontroler PS5 disebut-sebut memiliki portType-C. Sementara dalam gambar paten yang didaftarkan, kontroler ini memiliki port micro-USB.

        Sony Rilis Tombol Belakang Tambahan untuk Stik PS4

        Sebelumnya, Sony baru saja meluncurkan aksesoris baru yang ditujukan khusus untuk kontroler DualShock 4. Diberi nama Button Attachment, aksesoris ini merupakan tombol tambahan untuk DualShock.
        Dikutip dari Polygon, Jumat (20/12/2019), aksesoris ini dibanderol dengan harga USD 29,99 (Rp 419 ribu). Rencananya, Sony akan menjual aksesoris ini mulai 23 Januari 2020.
        Aksesoris ini memiliki tiga tombol, dua tombol berfungsi untuk menggantikan fungsi tombol di stik bagian depan. Sementara satu bagian adalah layar OLED untuk membantu pengguna memprogram fungsi dua tombol lain.
        Nantinya, aksesoris ini akan disambungkan dengan port bawah joystik dan menempel di bagian belakang. Secara garis besar, aksesoris besutan Sony ini digunakan untuk membantu pemain menekan tombol depan, tapi dijangkau dari belakang.
        Oleh sebab itu, Button Attachment ini dapat membantu pemain yang sedang cedera atau ingin meningkatkan waktu responsnya. Bagian bawah aksesoris ini juga dilengkapi dengan headphone jack.
        Selain Sony, Xbox juga pernah mengembangkan kontroler yang dapat dimodifikasi fungsinya seperti ini. Ketika itu, Xbox merilis aksesoris yang diberi nama Xbox Elite. 

        Sony Tepis Kabar Tanggal Peluncuran dan Harga PlayStation 5

        Terlepas dari informasi tersebut, baru-baru ini Sony juga membantah informasi mengenai kabar perilisan PS5. Sebab, sebelumnya Gamers Gatesblog asal Jepang itu sempat menyebarkan informasi hoaks tentang tanggal rilis dan harga PS5.
        Blog Jepang tersebut mengklaim, PS5 akan diluncurkan pada 4 Desember 2020 dan dijual seharga USD 600 atau sekitar Rp 8,4 jutaan.
        Tak hanya itu, mereka juga menyebutkan Sony akan menjual konsol PS5 versi Pro dengan harga fantastis, yakni USD 1000 atau setara dengan Rp 14 jutaan.
        Melihat kabar ini menyebar cepat di internet, Sony pun langsung mengonfirmasi informasi terkait tanggal dan harga PS5 tersebut.
        Dilansir Famitsu, Rabu (18/12/2019), Sony menyebut informasi tanggal rilis dan harga PS5 yang disebar oleh Gamers Gate adalah hoaks.
        (Dam/Ysl)

        Sumber : Liputan 6

        E-SPORTS - 5 Tahun Dirilis, The Witcher 3 Kian Populer di Steam

        E-Sports News Update, Jakarta - The Witcher 3: Wild Hunt pertama kali rilis pada 2015. Namun dari laporan terbaru, gim ini ternyata kian diminati di 2019 dan hal itu dapat dilihat dari jumlah pemainnya.
        Dikutip dari The Verge, Selasa (31/12/2019) pemain gim tersebut di Steam dilaporkan terus meningkat. Bahkan, meningkat jauh dari saat gim ini pertama kali rilis. 
        Menurut laporan terbaru, jumlah pemain The Witcher 3: Wild Hunt kini mencapai 94 ribu. Hal itu membuatnya menjadi masuk dalam daftar 10 besar gim pemain terbanyak saat ini.

        BACA JUGA :
        PT RIFAN FINANCINDO - Komoditas Emas Akan Jadi Primadona 
        RIFAN FINANCINDO - Investasi Emas Masih Primadona di Tahun Politik
        PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Emas masih akan Menjadi Komoditas Paling Menarik untuk Investasi Berjangka Tahun ini 
        PT RFB - Berikan Gambaran Investasi di Tahun 2019, RFB Gelar Investment Outlook
          Selain di Steam, kepopuleran The Witcher juga ikut naik di Twitch. Berdasarkan laporan Twitchmetrics, penonton The Witcher 3 mencapai 31 ribu views untuk satu minggu dengan rata-rata 400 penonton per hari.
          Dengan raihan tersebut, gim ini berhasil berada di urutan 63 gim paling populer yang ada di Twitch bulan dan urutan 45 paling banyak ditonton.
          Kepopuleran The Witcher ini terbilang mengagumkan mengingat gim tersebut rilis empat tahun lalu. Namun keberhasilan itu disebut memang tidak lepas dari kehadiran serial The Witcher yang baru rilis di Netflix.
          Dalam serial yang diadaptasi dari novel aslinya tersebut Geralt of Rivia diperankan oleh Henry Cavill. Selain The Witcher 3, kepopuleran seri lain dari gim tersebut yang lebih lawas juga diketahui meningkat kembali.

          The Witcher 3 Terjual 4 Juta Kopi Dalam 2 Minggu

          Untuk diketahui, The Witcher 3: The Wild Hunt tak dimungkiri merupakan gim Action RPG (role playing game) yang digandrungi para gamer.
          Bagaimana tidak, gim ini mampu mengemas storyline dan gameplay dengan begitu apik dan menarik. Bahkan, untuk menyelesaikan gim ini secara keseluruhan, pemainnya harus menghabiskan waktu kurang lebih 200 jam.
          Game besutan CD Projekt Red tersebut itu juga berhasil mencetak rekor penjualan. Dilansir Gamespot, The Witcher 3 dilaporkan mampu menembus angka penjualan 4 juta kopi hanya dalam waktu dua minggu sejak diluncurkan. 
          CEO dan Co-founder CD Projekt Red, Marcin Iwisnki, lewat surat terbuka mengatakan bahwa pihaknya telah mampu melakukan sesuatu yang benar dan bermanfaat.

          Prestasi Membanggakan

          Bisa dibilang, hal ini menjadi sebuah prestasi yang membanggakan bagi developer asal Polandia tersebut karena mereka belum pernah menyentuh angka yang terbilang besar dalam sejarah penjualan judul gimnya.
          Terkait soal berapa banyak total penjualan seri pendahulu The Witcher 3, The Witcher 2: Assassins of Kings, CD Projekt Red tidak mengungkap berapa banyak hasil penjualan game tersebut.
          Mereka hanya membeberkan total penjualan dari seri pertama dan kedua The Witcher sebanyak 5 juta kopi dari Oktober 2013.

          Sumber : Liputan 6