Thursday, April 22, 2021

ESPORT - Juarai PMPL ID S3, Geek Fam ID Melaju ke PMPL SEA Championship



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Geek Fam ID baru saja mengakhiri perjalanan panjang di turnamen esports PUBG Mobile Pro League Indonesia Season 3 (PMPL ID S3) Country Final, pada 16-18 April 2021 sebagai juaranya.


Tampil dengan performa terbaiknya, tim esports yang diawaki oleh Dinosaurs, Buubuu, Alvirlo, Tomz, Mort, dan Katoulyss ini sukses mengantongi 213 poin dan 3 WWCD (Winner Winner Chicken Dinner), jauh melampaui 15 tim lainnya.


BACA JUGA :  CELEBRITY NEWS UPDATE - Sule Tanggapi Soal Isu Berlaku Kasar Terhadap Nathalie Holscher


Dengan kemenangan di PMPL ID S3 ini, Geek Fam ID berhak mengantongi uang hadiah utama sebesar USD 15,000 atau sekitar Rp 218 juta.


Selamat kepada Geek Fam ID telah berhasil merengkuh titel pertama mereka di PUBG Mobile Pro League, ucap Oliver Ye, Direktur PUBG Mobile Asia Tenggara di dalam keterangan resminya, Kamis (22/4/2021).


Dia menambahkan, "Kiranya prestasi Geek Fam dapat menjadi panduan dan model ideal untuk membangun tim esports, baik itu menemukan potensi talenta, membangun infrastruktur, kesejahteraan pemain, dan juga budaya tim secara keseluruhan."


Selain uang hadiah, Geek Fam ID juga dipastikan mengantongi tiket emas ke PUBG Mobile Pro League Southeast Asia Championship (PMPL SEA Championship) yang rencananya akan diadakan pada 21-23 Mei 2021.



2 Tim Indonesia Lain yang ke PMPL SEA Championship


Selain Geek Fam ID, tiga tim lain yang menempati posisi kedua hingga keempat di turnamen esports PMPL ID S3 Country Final juga berkesempatan tanding di PMPL SEA Championship.


Adapun PMPL SEA Championship ini merupakan turnamen esports yang mempertemukan 16 tim PUBG Mobile profesional dari seluruh negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.


Menutup babak final, PUBG Mobile juga menganugerahi penghargaan khusus bagi pemain dengan performa individu terbaik, yakni Zuxxy dari Bigetron Red Aliens.


Dia dinobatkan sebagai MVP PMPL ID S3 setelah performa impresif memborong total 33 kills, 7158 damage, dan berhak atas hadiah sebesar USD 2,000 atau setara dengan lebih dari 29 juta rupiah.



Pengantar PMPL SEA Championship


Menjelang PMPL SEA Championship, PUBG Mobile menjadwalkan turnamen esports cross country battle pada 24-25 April 2021.


Nantinya, Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan mengirimkan tim esports terbaik mereka untuk betanding di super weekend.


Indonesia sendiri akan mengirimkan 4 tim esports terbaiknya, yakni Evos Reborn, Genesis Dogma, Boom Esports, dan Bonafide Esports yang memperebutkan prizepool sebesar USD 2,600 atau sekitar Rp 30 juta.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Wednesday, April 21, 2021

ESPORT - Luminaire Sudah Berniat Pensiun Lagi Usai MPL Season 7



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Ihsan Luminaire Besari mengungkap niatnya untuk kembali pensiun dari EVOS Legends usai gelaran MPL Season 7. Dalam beberapa kesempatan live stream dan podcast bersama teman-temannya, Luminaire mengatakan kalau ia ingin berhenti jadi pemain profesional karena tidak kuat.


Mungkin, maksud Luminaire tidak kuat adalah soal tekanan menjadi pro player ataupun persiapan berat yang harus ia lakukan menjelang dan saat pertandingan.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Sangat Sedih, Betrand Peto Ungkap Tak Pernah Sama Sekali Dapat Kasih Sayang Dari Orangtua Kandungnya


Setidaknya, Luminaire masih akan bertahan sampai akhir playoffs MPL Season 8, terlepas dari hasil menang atau tidaknya EVOS jadi juara. Padahal, ia baru musim ini memutuskan bergabung lagi setelah di musim keenam rehat.



Permainan EVOS sendiri bisa dibilang sangat berbeda ketika ada Luminaire. Ia bagai sosok playmaker tim yang tak cuma mendikte tempo tapi juga rutin membuat momen-momen berkelas. Sangat disayangkan kalau benar Luminaire pensi lagi, padahal skillnya masih sangat layak untuk main di MPL. 

 






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Tuesday, April 20, 2021

ESPORT - Telah Resmi Untuk 8 Judul Gim yang Tampil di Cabor Esports SEA Games 2021



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Komite Pelaksana Pesta Olahraga Vietnam (SEAGOC) akhirnya mengumumkan delapan (8) gim yang akan dipertandingkan dalam cabang olahraga esports di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam.


Kabar ini juga dikonformasi oleh IESPA lewat unggahan di akun Instagram mereka yang menyebutkan apa saja ke-8 judul gim yang bakal dipertandingkan di SEA Games 2021 tersebut.


Adapun gim itu, antara lain League of Legends: Wild Rift, League of Legends, Arena of Valor, Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, Cross Fire, dan FIFA Online 4.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jadi Ikon PON Di Papua 2021


Iya, ke-8 judul gim sudah terkonfirm. Namun, bukan berarti tidak akan ada perubahan di saat-saat terakhir," ucap pihak IESPA pada Selasa (20/4/2021).


Ke-8 gim tersebut dibagi menjadi 10 nomor, yang mana League of Legends: Wild Rift akan dibagi menjadi putra dan putri, dan PUBG Mobile dengan format beregu atau solo.


Dengan pengumuman ke-8 gim ini, bagaimana dengan persiapan tim esports Indonesia menghadapi tim-tim nasional esports peserta SEA Games 2021?


Kita masih godok sistemnya seperti apa, dan akan dibentuk tim seleksi timnas yang berisikan para ahli dari asosiasi existing sekarang, seperti PBESI dan IESPA, ucap pihak IESPA.



Tim Esport Indonesia 'Eagle 365' Juarai PUBG APAC


Di sisi lain, kompetisi esports Asia-Pacific Predator League 2020/21 baru saja selesai digelar. Tim esports dari 17 wilayah telah berjuang selama enam hari untuk bisa mengharumkan nama bangsa dan membawa trofi Predator Shield.


Salah satu tim esports dari Indonesia yaitu Eagle 365 berhasil menjuarai sub-turnamen PUBG APAC. Mereka diganjar hadiah dan membawa pulang trofi Predator Shield.



Boyong Rp 548 juta


Untuk sub-turnamen PUBG Asia, tiga perwakilan dari Korea Selatan menjadi pusat perhatian, tetapi pada akhirnya tim DWG-KIA yang menjadi pemenang berkat pencapaian peringkat kedua di babak 11 dan 12, ditambah dengan kekalahan tim GPS Ghibli.


Sementara itu, di sub-turnamen PUBG APAC, tim Eagle 365 dari Indonesia mendominasi panggung dengan perolehan 125 poin.


Selain trofi, mereka juga berhak untuk membawa pulang hadiah sebesar US$ 37.500 atau Rp 548 juta. Demikian menurut siaran pers yang diterima terima, Kamis (15/4/2021).






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Monday, April 19, 2021

ESPORT - BOOM Esports Pimpin DPC Upper Division SEA Season 2 di Week-1



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - BOOM Esports memulai perjalanan DOTA 2 Pro Circuit Regional League season 2 dengan positif. Mendapat dua kali giliran tampil di minggu pertama, BOOM mampu memenangkan keduanya.



Khezcute cs bertemu dengan Xctn pada 15 April dan Lilgun di 17 April silam. Penampilan BOOM kian solid sejak kembalinya Dreamocel ke pasukan hungry beast pada 23 Maret lalu. Bisa dibilang, regional league SEA season 2 adalah debut kedua Dreamocel bersama BOOM Esports.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Ada Larangan Mudik, Teuku Wisnu Membuat Lomba Malang Strudel Video Competition


BOOM telah mencoba carry lain ketika Dreamocel terdepak. Misalnya Drew, carry Indonesia yang dianggap menjanjikan. Sayangnya, Drew tak mampu berbuat banyak di kiprah awalnya sehingga ia juga tersingkir. 



BOOM kemudian merekrut 23savage untuk sementara. Meski hasilnya baik, pemain asal Thailand itu tak mampu meloloskan BOOM Esports ke Singapore Major. 23savage akhirnya berlabuh di T1.



BOOM kini sudah mengantongi dua total win atau 4 kali menang match berbanding satu kali kalah. Mereka ditempel ketat oleh Omega Esports yang memiliki poin 4 kali menang dan 2 kali kalah.





PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Sunday, April 18, 2021

ESPORT - LJ Sebut RRQ Kalah Darinya Karena Tak Dapat Hero Andalannya



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Laga El Clasico jilid II berakhir dengan kemenangan EVOS Legends atas RRQ Hoshi di week-8 hari terakhir regular season MPL Season 7. Rekt cs sempat tertinggal 1-0 sampai akhirnya membalikkan keadaan. RRQ sebenarnya sudah mempersiapakan beberapa strategi untuk mengalahkan EVOS seperti mem-banned hero andalan mereka seperti Diggie, Wanwan dan Angela.


Sayangnya, bukan cuma EVOS yang ternyata kesulitan ketika hero andalannya di banned. RRQ juga tak mampu berkembang ketika hero Alberttt tak bisa dipakai karena di banned EVOS. Alberttt tak dibiarkan memakai Granger dan Ling, dua hero terbaiknya sejauh ini. Diungkap LJ yang menyaksikan dibelakang layar, ada beberapa faktor yang membuat RRQ kalah di el clasico II.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Cerita Pilu Si Penyanyi Budi Doremi, Ditolak Saat Ajukan Kredit Ponsel Gara-gara Profesinya


Rekt dapat hero nyamannya, kita juga habisin hero nyamannya Alberttt. Bisa dibilang, RRQ ngga dapat hero nyamannya tapi EVOS dapat hero andalannya. terang LJ di interview media after match.


Keputusan EVOS untuk tak berubah drastis dalam drafting disebutnya juga salah satu cara memanfaatkan meta. Hero andalan EVOS seperti Angela dan Diggie adalah yang terkuat di meta dan paling bisa bikin menang, apalagi persiapan EVOS sendiri diakui LJ kurang matang di MPL Season 7.


Ia menambahkan, tidak sepenuhnya RRQ salah melepas hero pegangan EVOS. Ia yakin RRQ telah menyiapkan rencana untuk mengalahkan strategi EVOS. Seperti di game pertama, Angela Rekt juga tumbang oleh permainan RRQ.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Thursday, April 15, 2021

ESPORT - Garena Akan Perkenalkan Undawn, Survival Shooter Game dengan Fitur PvP



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Seperti kita ketahui bersama, Garena Indonesia baru saja memperkenalkan satu game anyar mereka karya pengembang Tencent Games Lightspeed dan Quantum Studios, yaitu Undawn. Seperti dideskripsikan, Undawn merupakan Open-world Survival Shooter Game yang akan membawa para pemainnya menikmati pengalaman Shooting MMORPG dalam dunia post-apocaluptic. Tentu saja pemain harus memiliki persenjataan lengkap nan mumpuni untuk bisa bertahan sekuat tenaga melawan gerombolan faksi jahat dan juga zombie di dalam game tersebut.


Undawn dikabarkan akan tersedia untuk perangkat iOS, Android dan juga PC bagi para pemain di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan lainnya. Disamping menawarkan pengalaman bermain game dengan kualitas AAA karena menggunakan teknologi Unreal Engine 4, ternyata Undawn menggabungkan gameplay Player vs Player (PvP) dan juga Player vs Environment (PvE).


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Raffi Ahmad Menyatakan Siap Untuk Sponsori Pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora


Hai Wang, Senior Director, Business Development Garena berkata, "Para gamer di kawasan ini memiliki apresiasi yang dalam untuk game shooter dan game open-world. Ditambah dengan sifat mereka yang sangat banyak akal dan ingin tahu, kami dengan senang hati mempersembahkan Undawn - game yang dibuat khusus untuk selera mereka."


Rick Li, Produser Eksekutif, Lightspeed & Quantum Studios, Tencent Games berkata, "Garena adalah mitra yang sempurna untuk menerbitkan Undawn di wilayah ini. Kami yakin bahwa pemahaman mereka yang tak tertandingi tentang komunitas game lokal dan judul-judul populer yang berhasil mencetak prestasi akan memberikan pemain game di wilayah ini hal yang mereka sukai."


Dikarenakan rasa penasaran yang terlalu tinggi dari tim esports.id, tentu kami menghubungi Wijaya Nugroho selaku Business Development, Esports Manager Garena Indonesia untuk menanyakan sisi kompetitif dari game tersebut. Menurutnya, tentu ada kemungkinan gamer dapat berkompetisi di dalam game Undawn karena mode yang dihadirkan PvP dan PvE "Yes tentu pak, di sini ada gameplay Player vs Player (PvP) dan Player vs Environment (PvE)."


Terkait kompetisi rutin yang mungkin sudah direncanakan oleh Garena, Wijaya belum memberikan informasi lebih lanjut dan memastikan bahwa akan ada banyak kejutan lebih lanjut ke depannya dari Undawn sendiri.





PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Wednesday, April 14, 2021

ESPORT - Tim Esport Indonesia Eagle 365 Juarai PUBG APAC



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Kompetisi esport Asia-Pacific Predator League 2020/21 baru saja selesai digelar. Tim esport dari 17 wilayah telah berjuang selama enam hari untuk bisa mengharumkan nama bangsa dan membawa trofi Predator Shield.


Salah satu tim esport dari Indonesia yaitu Eagle 365 berhasil menjuarai sub-turnamen PUBG APAC. Mereka diganjar hadiah dan membawa pulang trofi Predator Shield.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Rian D’Masiv Kolaborasi Bersama Kopi Curhat Untuk Luncurkan Produk REF


Spesial untuk tahun ini, selain perubahan format dari offline ke online, di mana babak final dibagi menjadi empat sub-turnamen.


Dua untuk Dota 2 dan dua lagi untuk PUBG. Empat tim pemenang dari masing-masing sub-turnamen berbagi hadiah sebesar US$ 240.000 (Rp 3,5 miliar) serta menerima trofi Predator Shield.



Boyong Rp 548 juta


Untuk sub-turnamen PUBG Asia, tiga perwakilan dari Korea Selatan menjadi pusat perhatian, tetapi pada akhirnya tim DWG-KIA yang menjadi pemenang berkat pencapaian peringkat kedua di babak 11 dan 12, ditambah dengan kekalahan tim GPS Ghibli.


Sementara itu, di sub-turnamen PUBG APAC, tim Eagle 365 dari Indonesia mendominasi panggung dengan perolehan 125 poin.


Selain trofi, mereka juga berhak untuk membawa pulang hadiah sebesar US$ 37.500 atau Rp 548 juta. Demikian menurut siaran pers yang Tekno Liputan6.com terima, Kamis (15/4/2021).


Tim Eagle 365 bermain konsisten sejak hari pertama dengan hampir mengamankan posisi lima besar di setiap ronde. Chibiritt dan teman-temannya juga berhasil mempertahankan performa permainan yang apik.



Juara Kedua dan Ketiga


Sedangkan untuk juara kedua dan ketiga, masing-masing diraih tim Cerberus Esports dan tim "No.1" dari Vietnam.


Tim Cerberus memanfaatkan performa tak terduga tim ArkAngel dengan mengamankan kemenangan di ronde 10 dan menyelesaikan di posisi keempat dalam ronde 12, yang memberi mereka 104 poin.


Hal ini membawanya menjadi juara kedua dan mendapatkan hadiah uang sebesar US$ 15.000 atau Rp 219 juta.


Kisah yang paling mengejutkan datang dari tim "No. 1," yang secara ajaib naik dari urutan kedelapan ke urutan ketiga saat mereka meraih kemenangan di ronde 11 dan meraih posisi kedua di ronde 12.


Performa luar biasa mereka menghasilkan 97 poin, membawanya menjadi juara ketiga dengan mendapatkan hadiah sebesar US$ 7,500 atau Rp 110 juta.



Kemenangan Dota 2


Sementara pada final lower bracket Dota 2 Asia Predator League 2020/21 menghadirkan Team Veteran, tim yang mewakili Myanmar. Mereka berhasil mengalahkan tim The Council dari Bangladesh.


Kemenangan Team Veteran membawa mereka ke babak grand final, di mana mereka melawan tim IMG dari Mongolia. Tim IMG dianggap favorit karena rekor tak terkalahkan yang mereka miliki dan kepemimpinan Ravdan "Hustla" Narmandakh.


Meski demikian, Team Veteran tetap bertahan, dimulai oleh permainan Pangolier dari Kalay99 selama gim pertama dan kejutan “wombo combo” di menit ke-29 pada game ketiga.


Di sisi lain, dalam final lower bracket Dota 2 APAC Predator League 2020/21, tim TNC Predator berhasil mengalahkan tim BOOM Esports dari Indonesia. Meski demikian, BOOM Esports berhasil mengamankan posisi menjadi juara ketiga dalam final sub-turnamen Dota 2 APAC dan mendapatkan hadiah uang sebesar US$ 10.000 atau Rp 146 juta.


Tim TNC Predator pun melanjutkan langkahnya ke grand final, menghadapi sesama perwakilan Filipina yaitu tim Neon Esports, yang berhasil mereka kalahkan dalam pertarungan sebelumnya.


Dalam pertandingan balas dendam tersebut, tim TNC mengalahkan tim Neon, menyapu bersih tim Neon di sebagian besar pertarungan. Kehebatan Marvin “Boomy” Rushton dalam menyusun strategi menjadi kunci kesuksesan tim TNC memenangkan pertandingan tersebut.





PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr