Monday, May 3, 2021

ESPORT - Evos Legends Juarai MPL ID Season 7 Usai Tumbangkan Bigetron Alpha



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Babak final Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 7 yang mempertemukan Evos Legends dengan Bigetron Alpha (BTR) berlangsung sengit.


Dalam babak final MPL ID Season 7 ini, kedua tim berhadapan langsung di MPL Arena, Jakarta, Minggu (2/5/2021).


Menggunakan format best of 7, Evos Legends sukses menumbangkan Bigetron Alpha dengan skor akhir 4-2 dan keluar sebagai juara MPL ID Season 7. Dikutip dari Bola.com, Senin (3/5/2021).


Adapun ini adalah gelar kedua kali bagi Evos Legends menjuarai kompetisi ini. Sebelumnya, tim yang dijuluki "Macan Putih" itu sempat mengangkat tropi juara di MPL ID Season 4.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Tangan Zaskia Sungkar Terlihat Memerah Seperti Terbakar, Warganet Pertanyakan Soal Ini Kepada Irwansyah


Evos Legends vs Bigetron Alpha


Sejak gim pertama, kedua tim tampil seimbang dengan memainkan roster karakter Mobile Legends terbaik mereka masing-masing.


Meski terlihat seimbang, Evos Legends harus mengakui kemampuan tim Bigetron Alpha yang digawangi oleh Rippo, Renbo, Branz, Kyy, dan Matt dengan meraih poin pertama.



Gim Ketiga hingga Selesai


Pada gim kedua, Evos Legends pun mulai membalas kekalahan mereka dengan menyamakan kedudukan. Namun, BTR berhasil kembali merebut poin di gim ketiga.


Aksi merebut poin pun terjadi hingga babak keempat dimana masing-masing tim sudah mengantongi skor 2-2.


Namun, ternyata dewi fortuna masih berpihak kepada tim Evos Legends yang mampu melibas dua babak terakhir grand final MPL ID Season 7.





PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Sunday, May 2, 2021

ESPORT - EVOS Ferxiic Ungkap Rahasianya Tak Gugup Main di MPL Season 7



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Salah satu bintang baru EVOS Legends di malam bersejarah mereka jadi juara MPL Season 7 adalah kelahiran si bocil bayi macan, Ferxiic. Debut di week-3 dan langsung menghadapi lawan tangguh yakni ONIC kemudian RRQ Hoshi, kehadiran Ferxiic jadi awal kebangkitan EVOS Legends di kancah MPL.



Meski usainya sangat muda, Ferxiic telah dinobatkan sebagai Raja Galaksi sekaligus satu dari sedikit player beruntung yang bisa menjuarai MPL. Setelah final kontra Bigetron Alpha yang berkesudahan 4-2, Ferxiic akhirnya bersuara dan mengungkap rahasianya bisa main lepas dan tak tertekan di panggung MPL.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Dikabarkan Menikah Usai Lebaran, Boy William Makin Terasa Dag Dig Dug


Aku biasa aja sih soalnya sudah sering ketemu juga di rank (melawan pro player lain), jadi terbiasa. Santuy aja ucapnya polos di press conference MPL Season 7.



Ferxiiic tampaknya tak memikirkan soal beban, ekspektasi fans dan tanggung jawab berat yang ia pikul ketika bermain. Ia begitu percaya dengan skill dan arahan rekan setimnya terutama para senior macam Luminaire dan Rekt yang begitu dekat dengan dia.



Tentu, Ferxiic masih jauh dari kata matang. Masih banyak potensi bocil ajaib ini yang akan tersaji digelaran MPL maupun turnamen Mobile Legends besar lainnya.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Thursday, April 29, 2021

ESPORT - Kalahkan Secret, Alliance Jaga Rekor Sempurna di DPC Upper Division



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Laga besar di DOTA 2 Pro Circuit semalam mempertemukan peringkat satu klasemen upper division sementara, Alliance melawan Secret. Alliance belum terkalahkan di tiga laga sebelumnya, itu juga menghadapi lawan tangguh mulai dari OG, Liquid sampai Nigma.


Secret bisa jadi ujian terbesar mereka. Mengingat dominasi mereka sebelum turnamen DPC bgtu kuat. Namun, Alliance sangat on fire kali ini, meladeni agresifitas Secret dengan gameplay yang sangat berani.


BACA JUGA :  CELEBRITY NEWS UPDATE - Artis Spanyol Juan Joya Borja yang Viral Jadi Meme Tertawa Meninggal Dunia


GAME 1


Secret mendapat kombo klasik Gyro-IO di match pertama, sementara Alliance mempercayakan Nikobaby dengan hero andalannya, Lifestealer. Secret sempat memegang kendali permainan dengan hero bertipe pickoff macam Tiny dan Necrophos. Sayangnya, perlahan kekuatan teamfight Alliance muncul. Kehadiran Mars, Warlock dan Centaur tak dapat dibendung bahkan oleh sustain dan escape mechanisme dari IO dan Underlord.


GAME 2


Secret kembali mendominasi early game di match 2. Morphling dari Nisha hampir jadi bola salju tak tertahankan dengan farming Ethereal Blade yang cepat. Belum lagi split push menyebalkan dari Lone Druid Matumbaman. Alliance terpaksa main sangat sabar namun perlahan bangkit. Nikobaby kembali perform di match ini dengan Juggernautnya. Salah satu momen terbaiknya saat ia di gank oleh Axe dan Lone Druid, namun malah membunuh sang pawang beruang dengan Omnislash. Niko hampir memenangkan game ini setelah membeli Rapier. Sayangnya, ia tumbang saat mencoba meruntuhkan base dari Secret dan akhirnya Alliance menyerahkan game 2.



GAME 3


Menghadapi Faceless Void Nikobaby, Secret membuat draft dengan komposisi 5 hero yang punya stun. Nikobaby memang agak tersiksa tanpa BKB di awal game karena rentetan stun tak ada hentinya ketika diinisiasi tim Secret. Namun perlahan Alliance mengambil alih permainan di mid game. Kehadiran Dragon Knight dan Underlord cukup krusial untuk membantu Void tak jadi sadaran utama. Tak sampai 40 menit, Nikobaby sudah bergaya di marksa Secret dan memenangkan game ketiga sekaligus memperpanjang rekor sempurna Alliance di upper division DPC season 2.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Wednesday, April 28, 2021

ESPORT - Garena Akan Umumkan AoV World Cup Kembali Hadir di Tahun 2021



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Arena of Valor World Cup (AWC) akhirnya diumumkan akan kembali hadir di tahun 2021 ini, setelah absen pada tahun lalu akibat pandemi COVID-19. Hal itu diumumkan Garena selaku publisher game AoV dalam akun Instagram resminya @garenaaovid pada Selasa, 27 April 2021.



AWC 2021 akan kembali hadir!! Garena AOV dengan bangga mempersembahkan turnamen internasional AOV World Cup (AWC) di tahun 2021 ini, tulis caption akun tersebut.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Ustaz Abdul Somad Resmi Menikahi Gadis 19 Tahun Yang Bernama Fatimah Az Zahra Salim Barabud


Belum diketahui bagaimana format, jadwal, dan besaran hadiah turnamen AoV paling bergengsi di dunia itu akan dilaksanakan nantinya. Namun, pengumuman tersebut sedikitnya sudah memberi angin segar bagi pencinta AoV, baik di Tanah Air maupun di luar Indonesia.



Pasalnya, turnamen paling bergengsi itu sudah cukup lama absen. Terakhir, AWC dilaksanakan pada tahun 2019 lalu dengan Vietnam sebagai tuan rumah sekaligus sang juaranya kala itu. Tim Vietnam yang diperkuat Phạm “Gấu” Hồng Quân, Trần “ADC” Đức Chiến, Trần “XB” Xuân Bách, Đinh “ĐạtKòiii” Tiến Đạt, dan Trần “ProE” Quang Hiệp, berhasil menumbangkan Chinese Taipei di Grand Final.


Tim tersebut berhak membawa pulang hadiah sebesar 200.000 USD atau sekitar Rp 2.9 Miliar.





PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Tuesday, April 27, 2021

ESPORT - Tak Sekedar Pemanis, Tim Esports Ladies Bertarung di Dignity of Srikandi



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Esport biasa identik dengan dunia kaum pria yang mendominasi dari atlet profesional hingga penonton. Namun kenyataaan hingga kini banyak muncul team atau pemain esport wanita yg hadir bukan hanya sebagai pemanis atau penonton saja dalam ajang ini. Mereka hadir sebagai peserta yang ikut berlaga dalam turnamen meski secara gender perempuan dianggap sebagai pihak yang awam namun kehadiran perempuan dalam turnamen ini memberi warna dan menjadi momentum kesetaraan gender untuk meningkat harkat martabat wanita dan melakukan transformasi digitalisasi di Indonesia sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Deddy Corbuzier Sering Buat Anaknya Waswas Gara-Gara Konten Podcast


Untuk itu Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) dan Dyandra Promosindo berkolaborasi menyelenggarakan turnamen ‘The First Esports Ladies’ Mobile Legends dalam tajuk Dignity of Srikandi "Kartini Edition" 2021 pada tanggal 27-28 April 2021 secara oflline dan online (hybrid). Dignity of Srikandi "Kartini Edition" 2021 akan menyiapkan hadiah sebesar 15 juta rupiah dan akan ada empat (4) tim profesional yang diundang langsung untuk bermain. Tim tersebut adalah Evos Lynx, Belletron Era, Luna Nera Esport, Morph Akasha dengan jumlah peserta lebih dari 20 peserta.


Hal ini selaras dengan sambutan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno, yang mengatakan "Saat ini esport telah berkembang bukan hanya sebagai sebuah permainan digital namun sudah berkembang lebih jauh dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. Kemenparekraf turut berperan aktif dalam pengembangan insudrit esport industri. Kemenparekraf mengajak semua elemen berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya memajukan industri esport sebagai pengembangan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, diharapkan Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 ini dapat menjadi bukti bahwa talenta pemain wanita tidak kalah dengan pemain pria dan sebagai batu pijakan untuk dapat berkarir dalam di level internasional. Selamat dan sukses untuk ASENSI dan Dyandra Promosindo atas penyelenggaraan turnamen Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021.”, tutup Sandiaga Uno dalam sambutan virtual opening ceremony.


Sementara Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengatakan dalam sambutannya, Tak hanya dari sisi pemain industri, games publisher dan developer-pun turut menjadi perhatian pemerintah dimana Kominfo, LIPI dan Asosiasi Games Indonesia (AGI) telah melakukan pemetaan awal ekosistem industri game di Indonesia. Dari laporan tersebut didapati pada tahun 2017-2019 jumlah game yang diproduksi dalam negeri terus meningkat yang tadi hanya 143 game di tahun 2017 naik menjadi 332 game ditahun 2019 data ini menunjukan bahwa Indonesia memilik pangsa pasar yang besar baik game publisher atau developer atau aktor-aktor lainnya dalam ekosistem industri games di Indonesia tak terkecuali olahraga yang berbasis games atau esport.


Susanty Widjaya, Ketua Umum ASENSI mengatakan, Penyelenggaraan The First Ladies Offline Tournament Dignity of Srikandi “Kartini Edition” 2021 juga merupakan langkah komitmen dan salah satu karya nyata ASENSI, Asosiasi Lisensi Indonesia terhadap kontribusi lisensi di industri esports Indonesia melalui turnamen-turnamen esports berkualitas yang akan kami adakan khusus untuk pemain esports wanita di indonesia., ujar Susan.







PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Monday, April 26, 2021

ESPORT - Habis MPL Season 7, Mobile Legends Akan Bangkitkan MSC Di Tahun 2021



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gelaran tahunan kompetisi Mobile Legends antar negara Asia Tenggara atau MSC hadir kembali di tahun 2021. Sempat absen di 2020 akibat meningginya kasus Covid-19, Mobile Legends sudah mengumumkan kalau Juni nanti MSC 2021 akan bangkit lagi.


Ini artinya, fans Mobile Legends tak perlu menunggu lama untuk mencari hiburan berkelas dari tim dan pemain ML terbaik di SEA. Pasca MPL yang kira-kira selesai di bulan Mei (MPL Season 7 Indonesia berakhir pada 2 Mei 2021), tanggal 7 Juni nanti rencananya babak grup MSC 2021 akan dimulai.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Andre Taulany Mengaku Siap Menjadi Wakil Rakyat, Minta Dukungan Raffi Ahmad Dkk


Group stage pertama berlangsung tanggal 7-8 Juni, disusul babak grup kedua ditanggal 9 Juni. Diselingi libur dua hari menuju playoffs tanggal 11 sampai grand final di tanggal 13 Juni. Total 12 tim akan bertanding nantinya berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Kamboja, Laos, Filipina, Thailand dan Vietnam.


Sayangnya, peserta dari Myanmar sepertinya belum bisa ikut serta karena masih terkendala konflik dalam negeri. Namun, tak seperti M2 yang dihelat offline di Singapura. MSC seperti akan mengedepankan main virtual alias online. Masih perlu menanti penjelasan lebih lengkap dari pihak Mobile Legends atau Moonton soal ini. Namun, Zeys selalu pelatih dari EVOS Legends telah berkomentar di salah satu akun Instagram terkait kemungkinan penyelenggaraan MSC akan dilakukan online.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

Sunday, April 25, 2021

ESPORT - Garena Tanggapi Isu Pemblokiran Free Fire di Indonesia



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Menyebarnya isu seputar pemblokiran salah satu game battle royale milik Garena di Indonesia, akhirnya menemukan titik terang. Berita yang bermula akibat munculnya berbagai aksi anak di bawah umur menirukan emote karakter game tersebut ketika sedang melakukan ibadah salat. Akibatnya, munculah pemberitaan game tersebut bakal dihapus alias diblokir dari Indonesia.


Dengan menyebarnya berita tersebut, timbul banyak pertanyaan dari para penikmat game battle royale itu. Baik yang hanya sekedar bermain, maupun sebagai profesional player dan berkarir di game tersebut.


BACA JUGA : CELEBRITY NEWS UPDATE - Zaskia Sungkar Sempat Ungkap Berulang Kali Ingin Cerai dari Irwansyah


Maka, Garena merilis pernyataan resmi mereka melalui akun Facebook Garena Free Fire pada Sabtu, 24 April 2021. Pihak Garena menyatakan dengan tegas membantah isu tersebut, dan mengungkapkan bahwa pemberitaan tersebut merupakan sebuah hoax atau berita palsu.


Terima kasih atas semangat dan dukungannya kepada Free Fire Indonesia. Menanggapi rumor yang beredar bahwa Free Fire akan dihapus pada tanggal 18 Mei 2021, kami menyatakan bahwa berita itu adalah sebuah HOAX. Yuk survivors, lebih sensitif dalam menyaring informasi yang didapat ya!” tulis akun resmi tersebut.


Free Fire sendiri sudah berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, banyak hal yang harus dipertimbangkan jika benar-benar dilakukan pemblokiran, seperti banyaknya prestasi yang membawa nama Indonesia di kancah Internasional, terbangunnya sebuah ekosistem esports baru dan juga sudah menguntungkan banyak pihak dalam hal ekonomi.






PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr